WBP Lapas Polewali Tularkan Bakat Pembuatan Kerajinan Anyaman Lidi Kepada Ibu-ibu di Desa Barumbung

Berbagi Berita !

Barumbung, Polewali Mandar- Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Polewali menularkan bakatnya dalam membuat kerajinan anyaman lidi kepada warga Barumbung, Kecamatan Matakali, Polewali Mandar yang tergabung dalam Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) pada Kamis Sore (6/12/2018). Napi atas nama Samran yang telah lama menggeluti dan membuat anyaman lidi dari dalam Lapas, kini berkesempatan mengajarkan kepada masyarakat tentang proses dan cara membuat kerajinan anyaman lidi tersebut.

Warga Barumbung yang terhimpun dalam Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Pendidikan dan Kebudayaan RI ataupun secara khusus menamakan diri mereka Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Fatimah Desa Barombong tersebut, dengan sangat tertarik mendengarkan dan mencermati proses pembuatan anyaman lidi yang dijelaskan oleh Samran.

WBP dikawal oleh petugas pengawalan Lapas Polewali tersebut direncanakan akan menjadi tenaga pengajar anyaman lidi selama delapan kali pertemuan. Hal ini sudah berdasarkan memorandum of understanding/ MoU yang telah disetujui antara pihak Lapas Polewali yang disetujui langsung oleh Kalapas Polewali, Haryoto, S.Sos dengan Program Pendidikan Keterampilan Wirausaha (PKW) Fatimah.

Pertemuan di Kamis sore ini merupakan pertemuan yang ke tiga kalinya. Proses pengajaran oleh WBP tersebut berlangsung mulai pukul 15:30 s/d 17:15 Wita disetiap pertemuannya. Peserta yang hadir sebanyak 20 orang yang semuanya terdiri dari ibu-ibu/wanita.

Samran mengaku senang dan bangga. Sebab kini dia tak lagi mengajarkan kerajinan anyaman lidi ini dari balik jeruji saja, sebab sekarang dia bisa mengajarkan ke masyarakat luas.

Terima Kasih kepada Kalapas Polewali yang telah memberikan saya kesempatan untuk mengajarkan ilmu pembuatan anyaman lidi ini ke masyarakat luas. Saya sangat bersyukur dapat berbagi ilmu hingga ke tempat ini”, ujar Samran dengan wajah yang sumringah.

Dia mengaku bisa membuat kerajianan anyaman lidi ini secara otodidak dan berawal dari coba-coba.

Kepala Lapas Polewali, Haryoto, S.Sos, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kepada proses pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan. Beliau mendukung penuh apabila Warga Binaan mau mengembangkan usaha kerajinan dan keterampilan yang mereka miliki. Ini tentunya menjadi ajang pembuktian kepada masyarakat luas bahwa Lapas Polewali mampu berkontribusi nyata dalam membina Narapidana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close