Persiapan Natal 2017

Berbagi Berita !

Dalam rangka perayaan Natal 2017  Staf Sub Sie Perawatan yang bertidak sebagai sekretaris Panitia Perayaan Natal mengatakan bahwa perayaan kali ini teman-teman kristiani di Lapas Polewali memilih dengan perayaan dengan cara yang sedikit beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Untuk tahun ini acara seremonial yang biasanya dilakukan dengan melibatkan seluruh warga lapas diganti dengan program berbagi. Program berbagi pun tidak dengan jalan memberikan umpan saja, namun juga memberikan kail yaitu berupa keahlian kepada warga binaan agar dapat menjadipribadi yang mandiri.

Program berbagi ilmu membuat keset kaki kali ini dilakukan bekerjasama dengan tim dari Dinas Pendidikan dan BKSG. Dengan program tersebut diharapkan warga binaan dapat menjadi ahli dibidang pembuatan keset yang dapat menunjang kehidupannya tidak saja selama di dalam masa pembinaa di lapas, namun juga dapat digunakan sebagai bekal hidup mandiri ketika kembali menempuh kehidupan di luar lapas

Kalapas Polewali, Haryoto S.Sos mengatakan dalam sambutannya berharap bahwa pelatihan seperti ini bisa dilakukan secara mandiri baik oleh Warga Binaan, Petugas maupun pihak ketiga yang peduli hal tersebut. Sebab jika berharap program rutin dari anggaran Lapas sangat tidak mencukupi untuk membekali keseluruhan napi dengan keterampilan dalam rangka kemandirian. Untuk itu Kalapas juga membuka seluasnya kesempatan bagi pihak ketiga jika ingin melakukan pelatihan pelatihan keterampilan di Lapas Polewali.


Pelatihan pembuatan keset diberikan oleh Ibu Elisabeth Thumo SpD AUD dari Diknas bekerjasama dengan Badan Kerjasama Seluruh Gereja Polewali Mandar. Sekitar 50 orang Warga Binaan yang ikut dalam pelatihan tersebut terlihat sangat antusias dan merasa gembira dengan adanya petahihan tersebut. Selain pelatihan pembuatan keset tersebut tim pelatih juga mendemokan cara pembuatan priing buah dari bahan limbah plastik minuman.

Semuel Pramadya S.Kep selaku Ketua Panitia Perayaan Natal di Lapas Polewali mengatakan dengan pelatihan ini diharapkan warga binaan mendapatkan keterampilan tambahan yang akan menjadi bekal hidup mereka baik saat masih di dalam Lapas, maupun ketika hidup di masyarakat nantinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close