Upacara Bendera Diwarnai Pembacaan Pencabutan SK Pembebasan Bersyarat bagi Residivis Lapas Polewali

Berbagi Berita !

Polewali- Upacara Senin yang rutin berlangsung di Lapas Kelas IIB Polewali berlangsung hikmat dan tertib. Bertempat di Lapangan Olahraga Lapas, seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan dan Pegawai Lapas Polewali.(3/12/2018)

Yang menjadi pusat perhatian pada upacara kali ini adalah pembacaab pencabutan SK Pembebasan Bersyarat bagi Napi yang kembali melanggar hukum.

Tahanan berinisial AA yang kembali merasakan dinginnya tembok jeruji besi. Tak hanya harus kembali ke Lapas Polewali, dia juga harus menanggung untuk SK Pembebasan Bersyaratnyanya yang diberikan di bulan Oktober harus dicabut. Ini merupakan konsekuensi yang memang diberikan bagi setiap residivis.

Pembacaan pencabutan SK PB bagi WBP tersebut pada saat upacara bendera dimaksudkan agar seluruh WBP yang masih didalam Lapas ketika dibebaskan lewat SK PB tidak lagi kembali melanggar hukum selama masa pembebasan atau masa percobaan. Hal lain tentunya agar contoh yang dilakukan oleh WBP inisial AA tersebut tidak terulang kembali oleh dirinya ataupun WBP yang lainnya.

Dalam Surat Keterangan dengan No. W.33.PAS.PAS.5-1809PK.01.05.06 Tahun 2018 tersebut dijelaskan pula bahwa selama menjalani masa pidananya ditahun pertama, AA tidak berhak untuk mendapatkan Remisi, Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan cuti bersyarat.

Hal ini tentunya sejalan dengan Peraturan Menteri 3 Tahun 2018 tentang Syarat dan Pelaksanaan Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas dan Cuti Bersyarat.

Dalam amanat upacara, Kalapas Polewali, Haryoto,S.Sos memberikan warning kepada seluruh WBP agar tidak mencontoh apa yang dilakukan oleh AA. Dan tentunya berharap agar seluruh WBP yang bebas harus mematuhi aturan dan tidak lagi mengulang kesalahannya.

One thought on “Upacara Bendera Diwarnai Pembacaan Pencabutan SK Pembebasan Bersyarat bagi Residivis Lapas Polewali”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.