Musyawarah Persiapan Uji Nyali

Sabtu kemarin Takmir Masjid Baiturrohman Lapas Kelas II B Polewali mengadakan musyawarah persiapan kegiatan uji nyali atau uji keberanian beberapa kemampuan dasar agama islam. Agak aneh memang sesuatu yang semacam lomba disebut sebagai uji nyali, Namun hal ini menjadi jelas dan menarik ketika dipaparkan oleh Haryoto S.Sos Kalapas Polewali.

Beliau lebih memilih kata “Uji Nyali” karena pada suatu lomba seringkali yang kalah merasa tersisih dan yang menang menjadi jumawa. Dengan uji nyali semua peserta jadiya berkompetisi dengan diri masing masing bukan dengan orang atau kelompok lain. Hal ini diaminkan oleh pak Suryadi S.H.I selaku Ketua Takmir Masjid Baiturrohman Lapas Polewali.

Dalam Musyawarah tersebut disepakati bahwa uji nyali menguji peserta untuk 4 jenis kegiatan yaitu

  1. Uji nyali mengaji
  2. Uji nyali adzan
  3. Uji nyali hafalan surat pendek
  4. Uji nyali kuliah tujuh menit (kultum)
Pengajian Rutin WBP Lapas Polewali

Pada kesempatan tersebut diputuskan juga untuk menunjuk Pak Fatir dari Blok Anggrek sebagai ketua dewan Juri. Kegiatan Uji nyali ini akan diikuti oleh 8 blok hunian yang ada di lapas Polewali dan akan berlangsung selama 4 hari.

Diharapkan dengan kegiatan ini warga binaan akan terdorong semakin semangat dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dasar dalam melaksanakan ibadah sebagai umat muslim.