Asimilasi

A. Syarat Substantif :

1. Telah menunjukkan kesadaran dan penyesalan atas kesalahan yang menyebabkan dijatuhi pidana;
2. Telah menunjukkan budi pekerti dan moral yang positif;
3. Berhasil mengikuti program pendidikan dan pelatihan dengan tekun dan bersemangat;
4. Masyarakat dapat menerima program kegiatan pembinaan Narapidana dan Anak Pidana yang bersangkutan;
5. Berkelakuan baik selama menjalani pidana dan tidak pernah mendapat hukuman disiplin sekurang-kurangnya dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir.
6. Masa Pidana yang telah dijalani ½ (setengah) dari masa pidananya.

 

B. Untuk Anak Negara Syarat Substantifnya adalah :

1. Telah menunjukkan kesadaran dan penyesalan atas pelanggaran yang telah dilakukan;
2. Telah menunjukkan budi pekerti dan moral yang positif;
3. Berhasil mengikuti program pendidikan dan pelatihan dengan tekun dan bersemangat;
4. Masyarakat dapat menerima program pembinaan Anak Negara yang bersangkutan;
5. Berkelakuan baik;
6. Masa pendidikan yang telah dijalani di LAPAS Anak sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan;

 

C. Syarat Administratif

1. Kutipan putusan hakim (ekstrak vonis);
2. Laporan penelitian kemasyarakatan yang dibuat oleh Pembimbing Kemasyarakatan atau laporan perkembangan pembinaan Narapidana danAnak Didik Pemasyarakatan yang dibuat oleh Wali Pemasyarakatan;
3. Surat pemberitahuan ke Kejaksaan Negari tentang rencana pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat, terhadap Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan yang bersangkutan
4. Salinan register F (daftar yang memuat tentang pelanggaran tata tertib yang dilakukan Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan selama menjalani masa pidana) dari Kepala LAPAS atau Kepala RUTAN;
5. Salinan daftar perubahan atau pengurangan masa pidana, seperti grasi, remisi, dan lain-lain, dari Kepala LAPAS atau Kepala RUTAN;
6. Surat pernyataan kesanggupan dari pihak yang akan menerima Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan, seperti pihak keluarga, sekolah, instansi Pemerintah, atau swasta, dengan diketahui oleh Pemerintah Daerah setempat serendah-rendahnya lurah atau kepala desa;
7. Bagi Narapidana / Anak Pidana Warga Negara Asing diperlukan syarat tambahan :
a. Surat Jaminan dari Kedutaan Besar / Konsulat negara orang asing yang bersangkutan bahwa narapidana dan anak didik pemasyarakatan tidak melarikan diri, atau mentaati syarat-syarat selama menjalani Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas atau Cuti Bersyarat;
b. Surat Keterangan dari Kepala Kantor Imigrasi setempat mengenai status keimigrasian yang bersangkutan.

Asimilasi tidak diberikan kepada :
a. Narapidana atau Anak Didik Pemasyarakatan yang kemungkinan akan terancam jiwanya; atau
b. Narapidana yang sedang menjalani pidana penjara seumur hidup.

Pengajian Rutin Masjid Baiturrahman

Selasa hari ini telah dilakukan pengajian rutin warga binaan pemasyarakatan bertempat di Masjid Baiturrahman  Lapas Kelas II B Polewali. Pengajian rutin ini dilakukan setiap hari Selasa dan Kamis bekerjasama dengan Tim Penyuluh Kecamatan Polewali dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat ayat suci Alquran oleh salah seorang warga binaan. Lanjutnya dilakukan pembelajaran dasar alquran oleh tim penyuluh. Sebagai salah satu program unggulan sie Bimnadik maka diharapkan dengan pengajian rutin ini setiap warga binaan mendapatkan siraman rohani dan ilmu yang akan bermanfaat buat mereka kedepannya.

Ust. Ghazali beserta penyuluh, petugas dan wbp Lapas

Ustadz Muhammad Ghazali S.Ag salah satu tim penyuluh menyampaikan harapannya agar kerjasama antara Lapas Kelas II B Polewali dan Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat terus berlanjut. Kegiatan ini sangat penting dan akan membawa manfaat besar bagi warga binaan, utamanya dalam sisi kerohanian dan dapat membangkitkan semangat bagi mereka yang selama ini merasa dalam keterbatasan selama berada dalam masa pembinaan di Lapas Kelas II B Polewali.

Layanan Besukan

Layanan besukan di Lapas Kelas II B Polewali sebagai berikut :

Jadwal

Jam Besukan

Jam Pertama     : 09:00 – 11:30 WITA
Jam Kedua         : 13:00 – 13:45 WITA

Hari Besukan

Napi         : Senin, Rabu, Sabtu
Tahanan  : Selasa, Kamis, Jumat

 

 

Prosedur Layanan Besukan

  1. Pengunjung mendaftarkan diri ke petugas di gerbang utama Lapas dengan memperlihatkan Identitas
  2. Pengunjung mengembil nomor antrian kunjungan
  3. Pengunjung menunggu panggilan dari Petugas Pemasyarakatan berdasarkan nomor urut antrian
  4. Barang bawaan dan pengunjung digeledah oleh Petugas Pemasyarakatan
  5. Pengunjung dipertemukan dengan WBP oleh Petugas Pemasyarakatan di tempat yang telah disediakan

Note :

Khusus Besukan yang masih berstatus TAHANAN diwajibkan membawa surat rekomendasi/pengantar dari institusi yang melakukan penahanan (Kepolisian/Kejaksaaan/Pengadilan)