Deklarasi Janji Kinerja 2018

Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Polewali, hari ini, 8 Januari 2018 melaksanakan Apel Pagi dan Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2018. Apel pagi tersebut berlangsung di lapangan tenis Lapas Polewali sejak pukul 07:00 hingga selesai.

Dalam sambutan Menteri Hukum dan HAM yang disampaikan oleh Haryoto, S.Sos selaku Kalapas Polewali berharap agara tantangan dan hambatan janganlah dijadikan kendala dalam mewujudkan kepemerintahan yang efektif dan efisien (good governance).  Sambutan lengkap dari Menteri Hukum dan HAM bisa dibaca di sini

Menurutnya, sikap, mental, dan perilaku kitalah yang akan menentukan keberhasilan kita dalam mengatasi hambatan dan tantangan yang ada. Jadikanlah tantangan dan hambatan sebagai peluang untuk berbuat yang terbaik dengan mengerahkan kemampuan dan daya upaya yang kita miliki,” lanjut Haryoto.

Lebih jauh Kalapas Polewali mengatakan bahwa, janji kinerja tahun 2018 ini adalah salah satu cara untuk memotivasi agar kita bergerak secara serentak berkinerja untuk Kementerian Hukum dan HAM yang lebih berprestasi.
Pada kesempatan itu Kalapas juga meminta seluruh petugas agar lebih inovatif dan bersungguh sungguh dalam bekerja. “Petugas Lapas harus memiliki pemikiran yang luas, peka dalam berbagai permasalahan, serta tanggap dalam mengambil langkah atau tindakan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Janji Kinerja Tahun 2018 bagi petugas Lapas dengan tema ‘Kerja Bersama, Tingkatkan Kinerja’ yang dihadiri oleh seluruh jajaran Lapas Polewali

Sehari Bersama Mereka

Minggu pagi yang biasanya ramai dengan kegiatan olahraga pagi para Warga Binaan di Lapas Polewali kali ini nampak tidak seperti biasanya. Lapangan upacara yang biasanya ramai oleh mereka yang bermain Futsal atau Volley kini nampak lengang. Lapangan Takraw di depan Masjid Baiturrohman pun sepi. Demikian pula dengan lapangan tenis di sebelah kanan ruangan kantor Lapas.

Suasana tersebut digantikan dengan riuh rendah di blok hunian Warga Binaan. Rupanya mereka lagi bersiap menyambut kedatangan keluarga dan orang orang terdekat mereka. Tapi ini kan hari Minggu, dimana jadwal besukan tidak ada !. Ya benar ini hari Minggu, tapi kali ini berbeda, Lapas Polewali membuka kesempatan besukan khusus dalam program ” Sehari Bersama Mereka “. Di depan pintu IV Lapas pun nampak Bapak Albar S,Sos. selaku KPLP dan Ibu Asriani selaku koordinator kegiatan tersebut memberikan briefing kepada para relawan yang ikut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Apa sih Sehari Bersama Mereka itu ?

Kegiatan “Sehari Bersama Mereka” dilakukan untuk memenuhi hak-hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam hal mendapatkan kunjungan, utamanya keluarga dan kerabat diluar jam kunjungan normal. Kegiatan tersebut adalah program Kementerian Hukum dan HAM yang pertama kali diluncurkan pada peringatan Dharma Karya Dhika yang akan jatuh pada 30 Oktober 2016.

Berangkat dari banyaknya keluarga yang memiliki anak usia sekolah atau keluarga yang memiliki waktu kerja yang padat sehingga tidak memungkinkan kunjungan pada hari biasa, maka kegiatan ini dimaksudkanuntuk memberikan kenyamanan pada Warga Binaan  dan keluarganya dengan memfasilitasi kunjungan khusus diluar jam besuk yang berlaku.

Ibu Asriani yang juga menjabat sebagai Kasubsi Registrasi mengatakan bahwa dengan kegiatan tersebut diharapkan Warga Binaan mendapatkan semangat baru dengan adanya waktu kunjungan tambahan tersebut. Kalapas Polewali Haryoto S,Sos. mengatakan rencananya kegiatan Sehari Bersama Mereka ini akan dilakukan rutin hari Minggu pertama setiap bulannya. Namun beliau mensyaratkan bahwa Warga Binaan harus bisa menjaga suasana ketertiban dan ketentraman dan tidak menjadikan kegiatan tersebut sebagai kesempatan melakukan hal yang tidak diinginkan. Harapan beliau kegiatan ini benar benar dimanfaatkan oleh Warga Binaan dengan baik sebagai dukungan untuk menjalani masa pembinaan di Lapas Polewali.

 

 

Knowledge Transfer

Sebagaimana motto Lapas Polewali yang ingin membentuk manusia mandiri, yang kreatif dan religius program pembinaan terus dilakukan untuk membentuk kemampuan kerja mandiri bagi para Warga Binaan. Program kegiatan kerja yang dilakukan saat ini bukan hanya sekedar pengisi waktu luang bagi para Warga Binaan namun diharapkan terjadi proses perpindahan ilmu pengetahuan atau knowledge transfer, agar mereka yang selesai menjalani masa pidanannya benar benar dapat hidup mandiri saat bebas nanti.

Salah satu kegiatan yang dilakukan sebagaimana nampak pada gambar di atas adalah proses pelatihan pemanfaatan komputer dalam pekerjaan administrasi. Sebagaimana diketahui bahwa Sub Seksi Kegiatan Kerja memiliki beberapa unit usaha diantaranya kafe jus, tata boga dll. Untuk melakukan proses administrasi kegiatan usaha dan pembukuan keuangan maka penggunaan komputer akan sangat membantu baik dalam simplifikasi pekerjaan, maupun kemudahan merekam segala kegiatan usaha.

Untuk itu sangat perlu bagi Warga Binaan yang masuk dalam program kerja mandiri untuk memiliki keahlian menggunakan komputer sebagaimana jamak dilakukan dalam berbagai bidang usaha. Lapas Polewali terus berkarya dan mempertahankan budaya transfer knowledege kepada para Warga Binaan agar kewajiban pembinaan sebagaimana yang diamanatkan Undang undang dapat terlaksana dengan baik dan berhasil guna.