Lapas Polewali mengikuti Pameran Pembangunan

Sejak Sabtu, 23 Desember 2017 perwakilan dari Lapas Polewali mengikuti Pameran Pembangunan yang diadakan di Sport Centre Kabupaten Polewali Mandar. Pameran yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan perayaan ulang tahun Kabupaten Polewali Mandar dan diikuti oleh berbagai instansi pemerintah dan swasta. Diperkirakan sekitar 60 an stand ikut menjadi peserta pameran tersebut. Pameran sendiri dibuka untuk umum sejak pukul 09:00 hingga 21:00.

Lapas Polewali dalam pameran tersebut memamerkan produk produk kerajinan hasil karya warga binaan pemasyarakatan. Diantara produk yang dipajang adalah lobo, keranjang, piring buah dan sapu yang terbuat dari lidi. Selain itu nampak juga produk kotak tissue, bingkai foto, hiasan dinding serta asbak rokok yang terbuat dari kertas marpal dan koran bekas.. Namun produk unggulan yang paling banyak dilirik para pengunjung adalah pipa rokok atau yang lebih dikenal dengan nama canklong yang terbuat dari tempurung kelapa.


Selain produk hiasan dan kerajinan tangan tersebut, unit kegiatan kerja tata boga dari Lapas Polewali juga menampilkan produk kripik buah dan roti Bram yang merupakan hasil kerjasama dengan Yayasan Pendidikan Islam Arrayan. Kripik buah sendiri mendapat sambutan yang sangat positif. Selain memberikan cita rasa yang kriuk, enak, dan segar.  Kripik buah sendiri termasuk produk yang sangat jarang diproduksi di Kabupaten Polewali Mandar.

Muh. Taufik S.Sos. Kasie Pembinaan Narapidana dan Anak Didik Lapas Polewali yang ditemui di stand pameran mengatakan dengan adanya pameran ini sangat mendukung program pembinaan di dalam Lapas. Melihat sambutan positif dari para pengunjung beliau berharap masayarakat luas bisa melihat keberhasilan program pembinaan kemandirian di Lapas Polewali.

 

Pengajian Rutin Masjid Baiturrahman

Selasa hari ini telah dilakukan pengajian rutin warga binaan pemasyarakatan bertempat di Masjid Baiturrahman  Lapas Kelas II B Polewali. Pengajian rutin ini dilakukan setiap hari Selasa dan Kamis bekerjasama dengan Tim Penyuluh Kecamatan Polewali dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat ayat suci Alquran oleh salah seorang warga binaan. Lanjutnya dilakukan pembelajaran dasar alquran oleh tim penyuluh. Sebagai salah satu program unggulan sie Bimnadik maka diharapkan dengan pengajian rutin ini setiap warga binaan mendapatkan siraman rohani dan ilmu yang akan bermanfaat buat mereka kedepannya.

Ust. Ghazali beserta penyuluh, petugas dan wbp Lapas

Ustadz Muhammad Ghazali S.Ag salah satu tim penyuluh menyampaikan harapannya agar kerjasama antara Lapas Kelas II B Polewali dan Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat terus berlanjut. Kegiatan ini sangat penting dan akan membawa manfaat besar bagi warga binaan, utamanya dalam sisi kerohanian dan dapat membangkitkan semangat bagi mereka yang selama ini merasa dalam keterbatasan selama berada dalam masa pembinaan di Lapas Kelas II B Polewali.