Bupati Polman Mengunjungi Stand Lapas Polewali

Pada pembukaan Pameran Pembangunan di Sport Centre Kabupaten Polewali Mandar, Bapak Bupati Andi Ibrahim Masdar menyempatkan diri berkunjung di stand Lapas Polewali. Kunjungan beliau disertai oleh staf dan perwakilan dari berbagai kantor dinas dinas di Kabupaten Polewali Mandar. Nampak dalam kunjungan tersebut beberapa kepala dinas dan pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Polewali Mandar.

Bapak Andi Ibrahim Masdar sangat puas melihat produk produk yang ditampilkan di Stand Lapas Polewali. Beliau memeberikan apresiasi yang tinggi atas hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan, yang mana hal ini memunjukkan bukti keberhasilan pembinaan kemandirian di Lapas Polewali.

Salah satu produk yang sangat menarik perhatian adalah lobo atau tudung saji dan keranjang yang terbuat dari Lidi. Produk tersebut termasuk unik karena dibuat dengan ketelatenan yang tinggi dan menggunakan bahan yang bernilai etnik tinggi sehingga memiliki nilai estetika yang sangat menjual.

Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Polewali, Nasruddin S.H.I. meyatakan apresiasi yang diberikan oleh bapak Bupati sangat menggembirakan. Hal ini tentu saja mendorong program pembinaan kemandirian di Lapas Polewali bisa lebih berkembang. Untuk itu pihak Lapas Polewali selalu siap bekerjasama dengan berbagai pihak manapun yang punya visi yang sama dalam mengembangkan kemandirian warga binaan agar ketika bebas nanti dapat hidup mandiri. Beliau tak lupa memberikan nomor hotline 0823 3617 5400  –  0853 9481 0340 untuk program pemesanan produk warga binaan serta WA 0812 4532 1002.

Lapas Polewali mengikuti Pameran Pembangunan

Sejak Sabtu, 23 Desember 2017 perwakilan dari Lapas Polewali mengikuti Pameran Pembangunan yang diadakan di Sport Centre Kabupaten Polewali Mandar. Pameran yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan perayaan ulang tahun Kabupaten Polewali Mandar dan diikuti oleh berbagai instansi pemerintah dan swasta. Diperkirakan sekitar 60 an stand ikut menjadi peserta pameran tersebut. Pameran sendiri dibuka untuk umum sejak pukul 09:00 hingga 21:00.

Lapas Polewali dalam pameran tersebut memamerkan produk produk kerajinan hasil karya warga binaan pemasyarakatan. Diantara produk yang dipajang adalah lobo, keranjang, piring buah dan sapu yang terbuat dari lidi. Selain itu nampak juga produk kotak tissue, bingkai foto, hiasan dinding serta asbak rokok yang terbuat dari kertas marpal dan koran bekas.. Namun produk unggulan yang paling banyak dilirik para pengunjung adalah pipa rokok atau yang lebih dikenal dengan nama canklong yang terbuat dari tempurung kelapa.


Selain produk hiasan dan kerajinan tangan tersebut, unit kegiatan kerja tata boga dari Lapas Polewali juga menampilkan produk kripik buah dan roti Bram yang merupakan hasil kerjasama dengan Yayasan Pendidikan Islam Arrayan. Kripik buah sendiri mendapat sambutan yang sangat positif. Selain memberikan cita rasa yang kriuk, enak, dan segar.  Kripik buah sendiri termasuk produk yang sangat jarang diproduksi di Kabupaten Polewali Mandar.

Muh. Taufik S.Sos. Kasie Pembinaan Narapidana dan Anak Didik Lapas Polewali yang ditemui di stand pameran mengatakan dengan adanya pameran ini sangat mendukung program pembinaan di dalam Lapas. Melihat sambutan positif dari para pengunjung beliau berharap masayarakat luas bisa melihat keberhasilan program pembinaan kemandirian di Lapas Polewali.

 

Uji Coba Mesin Kripik Buah

Suasana lengang sehabis Isya di dalam Lapas Kelas II B Polewali terlihat berbeda saat itu.  Kali keadaan di dalam mendadak ramai dan bergairah. Kasubsie Kegiatan Kerja bapak Nasrudin S.H.I terlihat cukup sibuk mengatur beberapa warga binaan. Malam itu rupanya ada kegiatan uji coba mesin kripik buah yang dilakukan bersamaan dengan pelatihan pembuatan kripik buah untuk warga binaan.

Beberapa warga binaan nanmpak sangat antusias mengikuti pemaparan teori yang dilanjutkan dengan kegiatan mengelola buah salak segar untuk dijadikan kripik. Mereka beramai ramai mengupas, merendam, menggoreng, mengeringkan serta mengemas kripik buah tersebut.

Pelatihan dan uji coba tersebut dibimbing langsung oleh Dr. Muh. Rusli Said SE.,MM. Ketua Yayasan Perguruan Islam Al Rayyan Mandar selaku pemberi pinjaman mesin kripik buah. Dalam pelatihan tersebut nampak hadir juga Bapak Kalapas,  Haryoto S.Sos beserta istri. Bapak KPLP Albar S.Sos beserta istri dan Pak Ambo Masse selaku kasie Kamtib.

Kegiatan berjalan dengan baik,  pada tahap awal uji coba kripikl yang diproduksi nampak kurang memuaskan namun berkembang menjadi sangat bagus pada percobaan kedua. Hasil yang diperoleh sesuai standar yang ditetapkan oleh Pak Rusli yang selama ini juga adalah pengelola Pusat Oleh Oleh to Mandar di Polewali. Beberapa warga binaan menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat buat mereka sebagai bekal kehidupan mereka kedepannya.