Kunjungan Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sulbar

Hari ini, Kamis 30 November 2017  Lembaga  Pemasyarakatan Kelas II B Polewali mendapatkan kunjungan dari Bapak Farid Junaedi Bc.IP.,SH.,MH. selaku Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sulawesi Barat. Kedatangan Beliau ke Lapas Polewali selain sebagai kunjungan rutin juga sekaligus melihat situasi terkini dari proses rehabilitasi blok hunian yang saat ini masih dalam proses pelaksanaan.

Selain meninjau secara langsung setiap blok hunian yang sementara direhab, Bapak Farid Junaedi bersama Kalapas Polewali, Bapak Haryoto S.Sos menyempatkan untuk memberi pengarahan, bimbingan dan nasehat kepada warga binaan pemasyarakatan di Lapas Polewali.

Kalapas Polewali bersama KadivPAS Kemenkumham Sulbar

Dalam kesempatan tersebut beliau mengapresiasi petugas dan warga binaan yang bisa tetap menjaga suasana keamanan dan ketertiban di dalam Lapas yang kondisinya sedikit terganggu dengan kegiatan rehab blok hunian.

Kedepannya diharapkan agar suasana yang sangat kondusif di dalam lingkungan Lapas Polewali ini bisa terus terjaga agar program program pembinaan bisa terus berjalan dengan baik.

Sapaan Kalapas

Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

Segala pujian hanyalah milik Alloh Swt. Dzat Yang Maha Sempurna, Sholawat dan Salam tercurah bagi Nabi Agung Muhammad Saw, keluarga beliau, yang kita nantikan shofaatnya.

Kesempatan pertama, seiring peluncuran website Lapas Kelas II B Polewali, dengan memohon rahmat Alloh Swt., saya menyampaikan sekilas arti pentingnya Lembaga Pemasyarakatan bagi masyarakat.

Lembaga Pemasyarakatan bukanlah penjara, tetapi tempat pelaksanaan pidana penjara. Setelah terdakwa diputuskan hakim dimana keputusan tersebut sudah memiliki kekuatan hukum tetap disebut sebagai narapidana. Mereka menjalani masa pidana untuk dibina agar kelak setelah selesai menjalani pidana dapat diterima baik oleh masyarakat umum.

Oleh karena itu, Motto Lapas Kelas II B Polewali adalah ” membangun manusia mandiri yang kreatif dan religius “. Harapan yang ingin dicapai, dengan bekal pembinaan yang diperolehnya dapat mengangkat rasa percaya diri mengingat menyandang label eks narapidana tidaklah mudah, sebaliknya penuh beban dan tekanan psikologis.

Oleh karenanya, kami sangat memerlukan dukungan dan peran serta masyarakat dalam pembinaan. Tiga unsur yang tidak terpisahkan dalam proses sistem pemasyarakatan adalah adanya satu kesatuan fikir dan pandangan serta gerak antara warga binaan pemasyarakatan, petugas pemasyarakatan dan masyarakat baik perorangan maupun kelompok / organisasi.

Semoga melalui Website ini saran dan masukan dari masyarakat dalam arti luas, dapat menjadi sumbang sih dalam program pembinaan.

Kepada penggagas ide, team kreatif boyangmalaqbi.com serta seluruh petugas yang begitu gigih dan aktif mewujudkan website ini, saya ucapkan terima kasih, teriring do’a semoga menjadi amal jariah yang diterima Alloh Swt. Kedepan akan saya sampaikan tentang BOYANG MALAQBI’.

Selamat berkarya dan terus berkarya serta istiqomah dalam karya menuju Indonesia Hebat melalui Lapas Kelas II B Polewali.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

 

Salam Pemasyarakatan