Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Polewali

Berbagi Berita !

Boyangmalaqbi.com adalah website informasi Lembaga  Pemasyarakatan Kelas II B Polewali, Kabupaten Polman, Provinsi Sulawesi Barat. Boyang Malaqbi berasal dari Bahasa Mandar dimana Boyang berarti rumah, sementara Malaqbi’ dapat diartikan sebagai nilai-nilai luhur, mulia, rendah hati dan keutamaan dalam sifat-sifat berharkat dan bermartabat. Makna kata Malaqbi’ dapat ditemukan dalam budaya mandar dari diberbagai manuscript lontar yaitu ”pelindo lindo maririo nanacanringngo’o paqbanua” yang bermakna anda diharuskan memiliki sifat yang berharkat dan bermartabat agar dicintai oleh rakyat.

Boyang Malaqbi bisa diartikan sebagai rumah yang memiliki sifat sifat kebaikan yang  terbaik. Dengan memilih nama  Boyang Malaqbi diharapkan Lapas Polewali dapat menjadi wadah transformasi bagi seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan agar menjadi pribadi pribadi yang baik sebagaimana ciri khas masyarakat Mandar yang malaqbi. Penggunaan bahasa Mandar sebagai alamat website ini berangkat dari niat Lapas Kelas II B Polewali untuk turut serta mengangkat budaya Mandar dengan kearifan lokal yang mulia dan bermartabat.

Lembaga Pemasayarakatan Kelas III Polewali awalnya terletak di Jalan Ammana Pattola No. 04 Polewali. Seiring dengan meningkatnya jumlah penghuni dan  adanya keterbatasan blok hunian,  maka pada tahun 1979 Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Polewali dipindahkan ke Jl. Elang No 28 Pekkabata Kab. Polewali Mandar.  Perkembangan selanjutnya kelas Lapas Kelas III Polewali ditingkatkan statusnya menjadi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali  berdasarkan Keputusan Menteri Kehakiman R.I Nomor : M.01-PR.07.03 Tahun 1985 tanggal 26 Februari 1986 .

Sejalan dengan Pemekaran sebagian Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan menjadi  Provinsi Sulawesi Barat pada tahun 2004 maka saat ini Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Polewali menjadi Lapas terbesar dan satu satunya di wilayah kerja Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Sulawesi Barat.

Saat ini Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali menempati area seluas 20.137 m2 dengan  luas bangunan kantor 1830 m2 dan luas bangunan penghuni 1990 m2.

Tampak Halaman Depan Pelayanan

Lokasi Lapas Kelas II B Polewali terbilang sangat strategis dimana jarak dengan Instansi terkait seperti Pengadilan Negeri Polewali hanya berjarak ± 200 M, Kejaksaan Negeri Polewali berjarak ± 700 M dan Polres Polewali Mandar ± 600 M. Selain itu jarak dengan instansi pemerintahan lainnya cukup dekat dan paling jauh berjarak ± 3 KM

Pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali saat ini berjumlah 57 orang dengan 12 orang pejabat struktural,  selebihnya adalah petugas pengamanan, ketertiban serta  staf pelayanan dan operasional.

Kapasitas hunian 250 orang dengan isi penghuni saat ini mengalami over kapasitas dengan isi penghuni rata berjumlah    273 – 300 orang lebih

Kegiatan Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan dilakukan lewat media Kelompok Usaha Bersama Boyang Malaqbi. Saat ini KUB Boyang Malaqbi Lapas Kelas IIB Polewali memiliki kegiatan usaha sebagai berikut :

  1. Budidaya Ikan Air Tawar
  2. Budidaya Ayam Petelur dan Ayam Kampung
  3. Budidaya Kambing
  4. Usaha Pertukangan Kayu
  5. Depot Air Minum Isi Ulang
  6. Usaha Kuliner
  7. Usaha Kerajinan Tangan
  8. Usaha Tenun Tradisional dan Jahit
Kebun Usaha Belakang Lapas

Sementara untuk Pembinaan Kepribadian berupa Bimbingan Rohani dan Mental dilakukan dengan pembentukan Takmir Masjid Baiturrahman yang beranggotakan petugas dan warga binaan pemasyarakatan Lapas Kelas II B Polewali. Adapun program utama dari Takmir tersebut adalah pengembangan dakwah,  pembelajaran dasar Al-Qur’an dan pemberantasan buta huruf.

Lapas Kelas II B Polewali juga memberikan pelayanan kesehatan untuk warga binaan pemasyarakatan berupa klinik pemeriksaan. Selain itu disiapkan juga ruang perawatan bagi warga binaan pemasyarakatan yang membutuhkan perawatan instesiv

Dalam menjalankan program kegiatan Lapas Kelas II B Polewali saat ini telah melakukan berbagai kerjasama dengan dinas dan institusi pemerintahan lainnya. Dalam rangka mempertahankan kesinambungan program pelayanan dan pengembangan Lapas KElas II B Polewali membuka dengan luas pintu bagi berbagai pihak untuk melakukan kerjasama  ataupun program lain yang bermanfaat tidak hanya bagi warga binaan pemasyarakatan tetapi juga pada masyarakat luas.

 

VISI MISI PEMASYARAKATAN

VISI

” Masyarakat memperoleh kepastian hukum “.

MISI

  • Mewujudkan peraturan Perundang-Undangan yang berkualitas.
  • Mewujudkan pelayanan hukum yang berkualitas.
  • Mewujudkan penegakan hukum yang berkualitas.
  • Mewujudkan penghormatan, pemenuhan, dan perlindungan HAM.
  • Mewujudkan layanan manajemen administrasi Kementerian Hukum dan HAM; serta.
  • Mewujudkan aparatur Kementerian Hukum dan HAM yang profesional dan berintegritas.

MOTTO

” Membangun manusia mandiri yang kreatif dan religius”.