Kalapas Buka Kegiatan Rehabilitasi Sosial di Lapas Polewali

Berbagi Berita !

Polewali- Peningkatan pelayanan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terus ditingkatkan di Lapas Kelas IIB Polewali. Upaya ini terus dilakukan guna mempersiapkan Lapas Polewali menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Setelah layanan self service yang telah dioperasikan, Senin pagi (15/04/2019) Lapas Polewali membuka kegiatan Rehabilitasi Sosial.

Sebanyak 60 WBP mengikuti program layanan rehabilitasi ini yang akan dibagi kedalam 2 kelas. Dan akan didampingi oleh 2 orang Assesor, 2 orang Konselor, 4 orang instruktur, 1 orang Program Manager (PM) dan bertindak sebagai penanggungjawab adalah Kasi Bimnadik dengan Dewan Pembina, Kalapas Polewali.

Hadir langsung pada kesempatan ini, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali, Kepala Balai Pemasyarakatan Polewali, Kepala BNNK Polman, perwakilan Dinas Kesehatan, Perwakilan Dinas Sosial dan Transmigrasi dan seluruh Ketua Kelompok Kerja WBK/WBBM Lapas Polewali.

Ketua panitia, Akhmad, A.Md.P,SH, melaporkan bahwa kegiatan rehab ini dapat terlaksana berkat dukungan dari berbagai pihak.

“Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 bulan kedepan dan metode rehab yang kita lakukan yaitu Therapeutic Community (TC). Terima kasih untuk seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya rehabilitasi ini” Ujar Akhmad.

Kepala BNN K, Syabri Syam, mengapresiasi drngan adanya kegiatan rehabilitasi.

“Bentuk perhatian negara terhadap hak asasi manusia. Kegiatan ini tentunya sejalan dengan UU No. 35/2009 yang telah mengatur bahwa setiap penyalahguna akan direhab. Kegiatan ini kami tentunya sangat dukung dan kedepannya kita bisa dapat membangun upaya kolaborasi sesama instansi penegak hukum.” Ujar Syabri.

Sementara itu Kepala Lapas Kelas IIB Polewali, Haryoto, S.Sos, yang membuka program rehabilitasi sosial ini, mengingatkan agar kegiatan ini dijadikan sebagai upaya agar bersama-sama berperang mengahadapi Narkoba.

“Program rehabilitasi ini untuk menjauhkan saudara dari narkoba. Harapan kami setelah bebas dari Lapas, kalian juga terbebas dari Narkoba. Kami tidak menginginkan kalian setelah bebas, justru kembali lagi menggunakan barang haram tersebut.” Ujar Haryoto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close