Cuti Menjelang Bebas

A. Syarat Substantif

1. Telah menunjukkan kesadaran dan penyesalan atas kesalahan yang menyebabkan dijatuhi pidana;
2. Telah menunjukkan budi pekerti dan moral yang positif;
3. Berhasil mengikuti program pendidikan dan pelatihan dengan tekun dan bersemangat;
4. Masyarakat dapat menerima program kegiatan pembinaan Narapidana dan Anak Pidana yang bersangkutan;
5. Berkelakuan baik selama menjalani pidana dan tidak pernah mendapat hukuman disiplin sekurang-kurangnya dalam waktu 9 (sembilan) bulan terakhir.
6. Masa Pidana yang telah dijalani 2/3 (dua pertiga) dari masa pidananya dan jangka waktu cuti sama dengan remisi terakhir paling lama 6 (enam) bulan;.

 

B. Syarat Administratif

1. Kutipan putusan hakim (ekstrak vonis);
2. Laporan penelitian kemasyarakatan yang dibuat oleh Pembimbing Kemasyarakatan atau laporan perkembangan pembinaan Narapidana danAnak Didik Pemasyarakatan yang dibuat oleh Wali Pemasyarakatan;
3. Surat pemberitahuan ke Kejaksaan Negari tentang rencana pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat, terhadap Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan yang bersangkutan
4. Salinan register F (daftar yang memuat tentang pelanggaran tata tertib yang dilakukan Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan selama menjalani masa pidana) dari Kepala LAPAS atau Kepala RUTAN;
5. Salinan daftar perubahan atau pengurangan masa pidana, seperti grasi, remisi, dan lain-lain, dari Kepala LAPAS atau Kepala RUTAN;
6. Surat pernyataan kesanggupan dari pihak yang akan menerima Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan, seperti pihak keluarga, sekolah, instansi Pemerintah, atau swasta, dengan diketahui oleh Pemerintah Daerah setempat serendah-rendahnya lurah atau kepala desa;
7. Bagi Narapidana / Anak Pidana Warga Negara Asing diperlukan syarat tambahan :
a. Surat Jaminan dari Kedutaan Besar / Konsulat negara orang asing yang bersangkutan bahwa narapidana dan anak didik pemasyarakatan tidak melarikan diri, atau mentaati syarat-syarat selama menjalani Cuti Menjelang Bebas;
b. Surat Keterangan dari Kepala Kantor Imigrasi setempat mengenai status keimigrasian yang bersangkutan.

 

Cuti Menjelang Bebas tidak diberikan kepada :

a. Narapidana atau Anak Didik Pemasyarakatan yang kemungkinan akan terancam jiwanya; atau
b. Narapidana yang sedang menjalani pidana penjara seumur hidup.

Remisi

Syarat Substantif

  1. Telah menunjukkan kesadaran dan penyesalan atas kesalahan yang menyebabkan dijatuhi pidana;
  2. Telah menunjukkan budi pekerti dan moral yang positif;
  3. Berhasil mengikuti program pendidikan dan pelatihan dengan tekun dan bersemangat;
  4. Masyarakat dapat menerima program kegiatan pembinaan Narapidana dan Anak Pidana yang bersangkutan;
  5. Berkelakuan baik selama menjalani pidana dan tidak pernah mendapat hukuman disiplin sekurang-kurangnya dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir.
  6. Masa Pidana yang telah dijalani minimal 6 (enam) bulan, terhitung sejak pertama kali ditahan

 

Syarat Administratif

  1. Kutipan putusan hakim (ekstrak vonis);
  2. Berita Acara Pelaksanaan Putusan (Eksekusi)
  3. Daftar Perubahan

 

Remisi tidak diberikan kepada :

Narapidana yang sedang menjalani pidana penjara seumur hidup.

Asimilasi

A. Syarat Substantif :

1. Telah menunjukkan kesadaran dan penyesalan atas kesalahan yang menyebabkan dijatuhi pidana;
2. Telah menunjukkan budi pekerti dan moral yang positif;
3. Berhasil mengikuti program pendidikan dan pelatihan dengan tekun dan bersemangat;
4. Masyarakat dapat menerima program kegiatan pembinaan Narapidana dan Anak Pidana yang bersangkutan;
5. Berkelakuan baik selama menjalani pidana dan tidak pernah mendapat hukuman disiplin sekurang-kurangnya dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir.
6. Masa Pidana yang telah dijalani ½ (setengah) dari masa pidananya.

 

B. Untuk Anak Negara Syarat Substantifnya adalah :

1. Telah menunjukkan kesadaran dan penyesalan atas pelanggaran yang telah dilakukan;
2. Telah menunjukkan budi pekerti dan moral yang positif;
3. Berhasil mengikuti program pendidikan dan pelatihan dengan tekun dan bersemangat;
4. Masyarakat dapat menerima program pembinaan Anak Negara yang bersangkutan;
5. Berkelakuan baik;
6. Masa pendidikan yang telah dijalani di LAPAS Anak sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan;

 

C. Syarat Administratif

1. Kutipan putusan hakim (ekstrak vonis);
2. Laporan penelitian kemasyarakatan yang dibuat oleh Pembimbing Kemasyarakatan atau laporan perkembangan pembinaan Narapidana danAnak Didik Pemasyarakatan yang dibuat oleh Wali Pemasyarakatan;
3. Surat pemberitahuan ke Kejaksaan Negari tentang rencana pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat, terhadap Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan yang bersangkutan
4. Salinan register F (daftar yang memuat tentang pelanggaran tata tertib yang dilakukan Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan selama menjalani masa pidana) dari Kepala LAPAS atau Kepala RUTAN;
5. Salinan daftar perubahan atau pengurangan masa pidana, seperti grasi, remisi, dan lain-lain, dari Kepala LAPAS atau Kepala RUTAN;
6. Surat pernyataan kesanggupan dari pihak yang akan menerima Narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan, seperti pihak keluarga, sekolah, instansi Pemerintah, atau swasta, dengan diketahui oleh Pemerintah Daerah setempat serendah-rendahnya lurah atau kepala desa;
7. Bagi Narapidana / Anak Pidana Warga Negara Asing diperlukan syarat tambahan :
a. Surat Jaminan dari Kedutaan Besar / Konsulat negara orang asing yang bersangkutan bahwa narapidana dan anak didik pemasyarakatan tidak melarikan diri, atau mentaati syarat-syarat selama menjalani Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas atau Cuti Bersyarat;
b. Surat Keterangan dari Kepala Kantor Imigrasi setempat mengenai status keimigrasian yang bersangkutan.

Asimilasi tidak diberikan kepada :
a. Narapidana atau Anak Didik Pemasyarakatan yang kemungkinan akan terancam jiwanya; atau
b. Narapidana yang sedang menjalani pidana penjara seumur hidup.