WBP Lapas Polewali Ikuti Uji Kompetensi Pembuatan Roti

Polewali Mandar- Dalam rangka membina dan meningkatkan kreatifitas serta mendorong produksi-produksi Warga Binaan, Lapas Kelas IIB Polewali mengikutkan salah seorang WBP-nya dalam kegiatan Uji Kompetensi Tata Boga.

Roti Lapole yang merupakan salah satu produk unggalan Lapas Kelas IIB Polewali menjadi jalan bagi seorang WBP terus berkarya. WBP atasnama Hartati al. Tati yang menjadi perintis awal adanya produksi Roti Lapole di Lapas Polewali berkesempatan meningkatkan mutunya dengan mengikuti Uji Kompetensi Tata Boga.

Uji Kompetensi Tata Boga ini merupakan kegiatan yang diadakan oleh Uji Kompetensi/TUK Jasa Boga Mandar Institut YPIA Mandar. Sebanyak 40 peserta dengan latar belakang pembuatan roti/kue juga mengikuti kegiatan yang berlangsung Minggu 17 Maret 2019 di MA Kejuruan Teknologi Mandar.

Adapun materi Ujian agar mendapatkan sertifikat ahli di bidang Tata Boga Pembuatan Roti ialah Pengolahan Pastry & Bakery Kue Kontinental Paket 3 Sesuai KKNI Level III.

Kepala Lapas Polewali, Haryoto S.Sos, mengungkap bahwa setiap WBP wajib kita dukung kemampuannya agar setelah bebas memiliki bekal.

“WBP kita harus didukung dalam perkembangan maupun peningkatan tiap kemampuan yang dimiliki. Ibu Tati (Hartati al. Tati) ini merupakan WBP yang membantu pembinaan juga di Lapas. Roti Lapole ini kan juga beliau yang usul agar ada kegiatan pembinaan di Lapas, sehingga kami dukung pula dengan mengikutkannya ke program tersebut. Nantinya setelah dari Uji Kompetensi ini kami harap sertifikatnya dapat membantu guna membuka usaha dan lebih dikenal oleh masyarakat luas”ujar Haryoto.

Dalam Uji kompetensi ini, WBP Lapas Polewali, Hartati berhasil mendapatkan nomor urut pertama pada kecepatan praktek pembuatan roti.

Hartati mengaku senang dengan dukungan dari pihak Lapas Polewali

“Terima kasih untuk Bapak Kalapas, yang mendukung program kegiatan kami. Jika nanti setelah masa pidana saya selesai saya ingin lanjutkan usaha roti di luar.” Ujar Tati.

Lapas Polewali Gelar Donor Darah Dalam Menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-55

Polewali Mandar- Dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-55, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali menggelar Donor Darah. Donor Darah dilaksanakan di ruangan Besukan Lapas Polewali pada Jumat pagi. (15/03/2018)

Dalam kegiatan ini Lapas Polewali menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kab. Polewali Mandar sebagai fasilitator donor darah. Tak hanya itu Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan lingkup Sulbar lainnya, yakni Lapas Kelas III Mamasa hadir pula mengikuti donor darah tersebut.

Sinergitas antara Lapas IIB Polewali dan Lapas III Mamasa diwujudkan dengan bersama-sama melakukan donor darah.

Kepala Lapas Polewali, Haryoto, S.Sos, dan Kepala Lapas Mamasa, Syamsul Rijal, Amd.IP, SH,MH menyebutkan kebersamaan ini harus dijalin erat.

“Terima kasih buat Kalapas Polewali menyambut kami dari Mamasa dengan baik dan penuh persaudaraan. Kami melakukan donor darah disini sebab PMI Kab. Mamasa masih belum ada, oleh sebab itu kami melakukan donor disini (Lapas Polewali).” Ungkap Syamsulrijal.

“Donor darah ini merupakan bentuk bakti sosial jajaran Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.” Ungkap Kalapas Polewali Haryoto setelah melakukan donor darah.

Adapun jumlah pendonor yang terdaftar sebanyak 26 peserta. Yang terdiri dari 21 orang Pegawai Lapas Polewali, 3 orang Pegawai Lapas Mamasa dan 2 orang tambahan dari Siswa PKL.

Kantong darah yang terkumpul sebanyak 14 kantung sebab 12 peserta lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat melakukan donor.