Hari Ini Bebas, Napiter Lapas Polewali Bebas Secara Murni

Polewali Mandar- Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali hari ini membebaskan Seorang Narapidana Terorisme atas nama Chandra Jaya alias Abu Yasin alias Abinya Yasin Bin Hendra Jaya. Bertempat di Lapas Kelas IIB Polewali, Kalapas Polewali beserta jajarannya melakukan press release sebelum membebaskan Chandra. (28/01/2019)

Pembebasan Napiter tersebut memang mengundang perhatian dari berbagai pihak, sebab terorisme merupakan extraordinary crime. Hadir pada press release tersebut berbagai pihak dari Detasemen Khusus 88 Anti Teror, Badan Intelejen Negara, Polda Sulawesi Selatan, Polda Sulawesi Barat, Badan Intelejen Strategis, Komando Resor Militer 142/TATAG dan diliput oleh berbagai media pers mulai dari Kompas Tv, Metro Tv, TV One dan Radar Sulbar.

Chandra ditahan sejak tanggal 29 Januari 2016 hingga 27 Juli 2017 di Markas Komando (Mako) Brimob. Melalui putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Napiter tersebut dipidana selama 3 tahun. Kemudian Chandra menjalani masa pidananya di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali setelah dipindahkan dari Mako Brimob pada tanggal 28 Juli 2017 hingga bebas hari ini.

Kalapas Polewali, Haryoto, S.Sos, menyebutkan Chandra dibebaskan secara murni.

“Napiter atas nama Chadra Jaya alias Abu Yasin alias Abinya Yasin Bin Hendra Jaya selama ini berperilaku baik secara sosial namun tidak mendapatkan remisi apapun karena tidak memenuhi syarat pengusulan remisi berupa penandatanganan Justice Collaborator (JC) dan pernyataan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh sebab itu yang bersangkutan menjalani pidana murni tanpa potongan remisi atau sama dengan pidana yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim selama 3 tahun.” Ujar Kalapas Polewali.

Chandra sendiri mengaku pembinaan di Lapas Polewali sangat berperi kemanusiaan dan seluruh petugas sangat baik.

“Pembinaan di Lapas Polewali sangat baik dan berperilaku kemanusiaan serta Petugas-petugasnya baik dan ramah. Harapan saya komunikasi kita sebagai seorang muslim dapat terjalin dengan baik setelah bebas pak (Kalapas dan Jajaran).” Ujarnya.

Setelah bebas dan keluar dari Lapas Kelas IIB Polewali, Chandra disambut oleh istri dan anak-anaknya yang telah menunggu. Kemudian bersama pamong Napiter dan keluarganya melapor di Balai Pemasyarakatan. Chandra mengaku selepas bebas akan ke kediamannya untuk mengurus usahanya di Dusun Kamanre, Luwu, Sulawesi Selatan.

WBP Lapas Polewali Lakukan Rekam Cetak KTP-el

Polewali Mandar- Menindaklanjuti Surat Perintah Ditjenpas Kemenkumham dalam rangka “Gerakan Jemput Bola Serentak Perekaman KTP-el di Lapas/Rutan se-Indonesia”, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Polewali Mandar mengadakan Rekam Cetak KTP-el di Aula Lapas pada Kamis pagi. (17/01/2019)

Sebelum melakukan rekam cetak, teleconference dilakukan dengan seluruh jajaran Pemasyarakatan di Indonesia. Kemudian Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Nasir Adam, yang hadir pada kesempatan ini mengingatkan akan pentingnya memiliki KTP-el. Apalgi menyambut Tahun Politik ini

“KTP-el merupakan kartu yang harus dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia yang sudah cakap hukum. Tim kami yang hadir di Lapas Polewali ini diharpakan dapat menyelesaikan KTP-el untuk WBP.” Ujarnnya.

Sementara itu Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali, Haryoto, S.Sos. mengungkapkan bahwa ini merupakan hak bagi WBP untuk memperoleh KTP-el.

“Warga Binaan Pemasyarakatan yang belum memiliki KTP-el silahkan menghubungi keluarga di luar untuk membawa KK. Sebab program ini akan berlangsung mulai hari ini (17/01) sampai dengan Sabtu besok (19/01). Ini merupakan bentuk pemberian hak yang sama bagi setiap warga negara, termasuk yang di dalam Lapas Polewali.”Ujar Kalapas Polewali.

Lapas Polewali dan Disdukcapil Polman akan mengadakan Program ini mulai tanggal 17 s/d 19 Januari besok. Sebanyak 35 orang WBP teedaftar untuk mengurus KTP-el dihari pertama ini. Diharapkan seluruh WBP Lapas Polewali yang belum mendapat KTP-el dapat selesai hingga 3 hari adanya program ini.

7 Pegawai Lapas Polewali Terima Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya Satya Pada Apel Janji Kinerja Tahun 2019

Polewali Mandar- Dalam rangka pencapaian target kinerja 2019 dan upaya mewujudkan satuan kerja di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani yang merupakan instruksi langsung dari Sekertaris Jenderal, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali mengadakan Apel Pelaksanaan Janji Kinerja Tahun 2019. Bertempat di Lapangan Olahraga Lapas Polewali, Kamis Pagi pelaksanaan Apel Janji Kinerja dirangkaikan dengan Pemberian Tanda Penghormatan Satya KharyaLancana Satya dan Penyerahan Baju Dinas secara simbolis bagi CPNS Lapas Polewali. (17/01/2019)

Apel Pelaksanaan Janji Kinerja Tahun 2019 ini berlangsung dengan khidmat. Bertindak langsung sebagai Pembina Apel adalah Kepala Lapas Polewali, Haryoto, S.Sos dan pemimpin Apel oleh Suaib, SH.

Dalam sambutan yang dibawakan, Kalapas menghimbau bahwa kinerja tahun 2019 perlu ditingkatkan guna mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani.

“Hari ini merupakan langkah awal untuk kita memperkokoh kinerja untuk mewujudkan good governance di lingkup Kemenkumham RI. Deklarasi Janji Kinerja sudah kita ucapkan tadi merupakan komitmen bersama untuk menyelesaiakan terget-target di tahun ini.”, Ujar Kalapas.

Dalam Apel Deklarasi Janji Kinerja 2019 di Lapas Polewali juga dirangkaikan dengan penyerahan Tanda Kehormatan Satya Lancana Kharya Satya bagi tujuh Pegawai Lapas Polewali. Tanda Kehormatan ini merupakan bentuk penghargaan bagi ketujuh Pegawai Lapas tersebut yang telah mengabdi selama 10 Tahun.

Ketujuh Pegawai Lapas Polewali tersebut adalah:

  1. Asriani Dermawan, S.Pd.I
  2. Sri Wulandari, S.Pd
  3. Sartika Sari, S.Kep
  4. Ilham Hidayat, S.Pd
  5. Marzudi
  6. Ahmad Taufik
  7. Zulkarnain Nasir

Selain itu 2 orang mewakili CPNS untuk menerima secara simbolis seragam dinas dari Kalapas Polewali. Hal ini pula menandakan bahwa CPNS Lapas Polewali sudah akan diangkat menjadi PNS dalam waktu dekat.

Rangkaian Apel Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2019 diharapkan menjadi momentum awal yang baik dalam perjalanan menghadapi tahun politik. Diharapkan ASN lingkup Lapas Polewali tetap bersikap netraliltas dan menjaga integritas agar terwujud target-target yang baik pula.