Kembali Unjuk Gigi, Sekolah Tenis Lapas Polewali Raih Juara 1 dan 3 Pada Ajang Bupati Polman Cup 2018

Polewali- Dalam rangka HUT Kab. Polewali Mandar ke -59 dan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-47, Pemerintah Daerah Kabupaten Polewali Mandar melakukan rangkaian kegiatan lomba olahraga dan seni di akhir Desember ini. Seluruh perangkat daerah maupun instansi vertikal mengikuti berbagai kegiatan seni dan olahraga tersebut. Tak terkecuali Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali Mandar yang turut serta mengikuti berbagai kegiatan dan lomba.

Khusus ajang tenis yang menjadi salah satu olahraga favorit, Lapas Polewali menurunkan tim terbaiknya diberbagai nomor lomba. Dalam ajang bertajuk Kejuaraan Tenis Bupati Cup 2018, berlangsung tanggal 24-30 Desember 2018.

Sekolah Tenis Lapas Polewali atau yang dikenal dengan Sekolah Tenis Boyang Malaqbi menurunkan empat pemain pada kelompok umur junior. Muh. Satria Ramadhan pada Tunggal Putra Sekolah Dasar, M. Aimansyah Aksan pada Tunggal Putra SMA & SMP, Sabiq Sababullah pada Tunggal Putra SMA &SMP, dan Arubatu Syafura pada Tunggal Putri Sekolah Dasar.Dari empat nomor yang diturunkan, 2 nomor berhasil mendapatkan gelar.

Sabiq berhasil melaju sampai semifinal, namun harus mengakui kekalahan. Meskipun begitu sudah cukup membuat untuk mendapatkan Juara Peringkat 3. Sedangkan Muh. Satria Ramadhan Imran berhasil keluar sebagai Juara 1 dikelompok umur Sekolah Dasar.

Keberhasilan ini menambah panjang gelar yang didapat oleh Sekolah Tenis Boyang Malaqbi.

Sementara itu, bagi anak-anak yang masih belum mendapatkan gelar, akan terus dilatih sembari diberikan motivasi berlebih dari pelatih dan pembina sekolah tenis.

Ketua Pembina Sekolah Tenis Boyang Malaqbi, Ambo Masse, SH, mengapresiasi anak didik yang ikut pertandingan. Terlebih yang mendapatkan Juara agar tetap rendah hati dan tidak berpuas diri

“Selamat buat Satria dan Sabiq yang berhasil menjuarai Bupati Cup ini, khusus untuk yang belum bisa juara, tetap semangat latihan agar bisa juara di turnament selanjutnya” ujarnya.

Sekolah Tenis Boyang Malaqbi yang merupakan Sekolah Tenis binaan Lapas Polewali latihan setiap harinya di Lapangan Tenis Lapas. Banyak anak didik dari berbagai latar belakang sekolah yang terdaftar.

4 WBP Lapas Polewali, Terima Remisi Khusus Natal 2018

Polewali- Perayaan Natal memang menjadi moment yang ditunggu-tunggu oleh setiap orang khususnya umat nasrani. Tak terkecuali Warga Binaan Pemasyarakatan yang menjalani masa pidananya dibalik jeruji.

Khusus untuk Lapas Polewali, bertepatan dengan perayaan Natal 2018 diberikan Remisi Khusus buat empat orang Warga Binaan mereka. Pemberian remisi khusus ini berlangsung di Aula Lapas, Selasa pagi. (25/12/2018)

Hadir langsung pada kesempatan ini Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali, Haryoto, S.Sos. dan para pejabat dan pegawai lingkup Lapas Polewali.

Dalam sambutannya Kalapas mengingatkan bahwa toleransi antar umat bergama tetap dijaga dalam momen Natal ini.

“Selamat untuk empat WBP kami yang mendapatkan remisi khusus ini. Harapan kami, selama menjalani masa pidana tetap berprilaku baik dan tidak berbuat macam-macam. Momen natal ini juga kita jadikan refleksi antar umat beragama agar senangtiasa menjaga persatuan.” Ujarnya.

Sebanyak empat orang WBP Lapas Polewali menerima remisi khusus ini. Dalan surat keputusan bernomor: PAS.895.PK.01.01.02 Tahun 2018 yang dibacakan, keempat WBP tersebut mendapatkan masing-masing remisi 1 bulan. Hal tersebut didapatkan berkat kelakuan baik dan tidak melakukan pelanggaran dalam masa pidananya serta telah memenuhi persyaratan untuk pengusulan mendapatkan remisi khusus.

“Saya berterima kasih kepada Kalapas yang mengusulkan saya sehingga saya mendapatkan remisi khusus ini, kepada seluruh pembina kami di Lapas juga terima kasih selalu memperhatikan kami selama disini.” Ujar salah seorang WBP yang mendapatkan remisi khusus Natal.

Pemberian remisi untuk narapidana merupakan Hak sebagaimana yang telah diatur dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 yang merupakan perubahan kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan serta Keputusan Presiden No.174 Tahun 1999 tentang Remisi.

Upacara Peringatan Hari Ibu Berlangsung Khidmat di Lapas Polewali

Polewali- Peringatan Hari Ibu yang ke-90 Tahun 2018 berlangsung khidmat di Lapas Kelas IIB Polewali, Sabtu pagi (22/12/2018).

Srikandi-srikandi Lapas Polewali unjuk gigi dengan bertugas pada Upacara kali ini. Mulai dari danton pasukan sampai inspektur upacara dilakoni oleh karyawati dan dharma wanita Lapas Polewali.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kaur Kepegawaian dan Keuangan, Wajiah S.Pd.I, dan Pemimpin Upacara dipimpin oleh Sri Wulandari, S.Pd.

Dalam amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang dibacakan, beliau mengingatkan agar Perempuan hari ini mengambil peran dalam segala sektor untuk memajukan bangsa dan negara.

“Peringatan Hari Ibu diharapkan mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan”, ujarnya.

Peringatan ini diharapkan mampu mendorong kesetaraan perempuan dan laki-laki diberbagai sektor kehidupan. Dengan peringatan ini perempuan mampu menjadi bagian penting dan mengambil peran dalam kehidupan yang merupakan hak yang sama dengan laki-laki.

Diakhir upacara, acara dilanjutkan dengan kegiatan ceremony membasuh kaki bagi ibu-ibu WBP yang diundang khusus. Tujuannya agar mereka tetap merasa khidmat dalam momentum ini sekaligus meminta maaf atas kesalahan yang pernah dilakukan.

Tak hanya itu, ibu dharma wanita yang hadir juga diperkenankan untuk saling memaafkan bersama suami mereka. Momen ini berlangsung haru sekaligus juga bahagia. Sebab kejadian ini memberikan kesempatan berharga untuk saling-memaafkan.