Peringatan HUT Ke-47 KORPRI di Lapas Kelas IIB Polewali

Polewali Mandar- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang ke 47, Kamis pagi (29/11/2018), Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali melaksanakan upacara bendera yang di laksanakan di lapangan Lapas.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan pegawai Lapas Polewali serta Warga Binaan Pemasyarakatan. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Kasubag Tata Usaha, Hamzah, S.Sos. serta komandan upacara oleh A.M. Yusrie, S.Pd.I.

Dalam sambutannya, belaiu membacakan sambutan dari Presiden Republik Indonesia.

Menuturkan bahwa Aparatur Sipil Negara hari ini harus mengikuti perkembangan zaman dan ASN dituntut untuk terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

Dalam upacara ini juga dibacakan Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia yang menjadi nilai pengabdian bagi anggota KORPRI yang merupakan wujud abdi bagi negara, bangsa dan tanah air.

Indonesia butuh anggota KORPRI yang bertangunggjawab, jujur, disiplian dan inovatif. Lima nilai dari Panca Prasetya KORPRI ini diharapkan mampu diimplementasikan bagi seluruh ASN agar tercipta ASN yang berkualitas baik.

Kalapas Polewali Tegaskan Peran dan Tugas Penting Para Wali Pemasyarakatan

Polewali Mandar- Bertempat di Aula Lapas Kelas IIB Polewali, diadakan pengarahan penguatan tugas dan fungsi kepada segenap Wali Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Polewali, Rabu pagi (28/11/2018).

Hadir langsung dalam Pengarahan tersebut Kalapas Polewali, Haryoto, S.sos., dan Kasi Lingkup Lapas Polewali.

Dalam pengarahan tersebut, Kalapas Polewali menekankan bahwa peran dan fungsi Wali Pemasyarakatan dalam Lapas atau Rutan sangat vital, sebab Wali Pemasyarakatan menjadi yang terdepan dalam menekan angka gangguan Kamtib serta menjadi penggerak keberhasilan dari pola pembinaan yang ada di Lapas atau Rutan.

Beliau juga berpesan kepada Wali Pemasyarakatan yang hadir agar lebih aktif dalam mendampingi dan memonitor perkembangan Warga Binaan Pemasyarakatan yang menjadi anak wali mereka.

Wali Pemasyarakatan harus mengetahui apa yang terjadi dengan anak wali mereka dan yang terpenting mampu memberikan solusi dari permasalahan yang dihadapi WBP. Meskipun demikian etika dan komunikasi wajib dikedepankan oleh Wali Pemasyarakatan serta tentunya tetap bertindak sesuai dengan S.O.P. yang berlaku.

Dalam kesempatan ini pula, diingatkan kembali tentang peran dan tugas Wali Pemasyarakatan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Hukum dan Ham No. M.01.PK.04.10 Tahun 2007 tentang Wali Pemasyarakatan. Tak hanya itu penguatan juga dilakukan agar tugas dan fungsi pembinaan berjalan baik dalam sistem pemasyarakatan sesuai dengan UU No. 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan. Hal ini tentunya bertujuan agar landasan hukum para Wali Pemasyarakatan dapat dipahami secara bersama.

Akan Bebas, WBP lapas Polewali Diberikan Kesempatan Untuk Pidato Pada Upacara Bendera

Polewali Mandar- Bertempat di Lapangan Lapas Polewali, pelaksanaan upacara bendera tiap hari Senin berjalan dengan khidmat dan lancar. (26/11/2018)

Upacara Bendera memang rutin dilaksanakan sebagai bentuk memupuk rasa nasionalisme Warga Binaan Pemasyarakatan.

Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Polewali terus berupaya memberikan inovasi dalam rangka memanusiakan manusia di balik jeruji. Pada Upacara bendera di Lapas Polewali ada yang sedikit menarik dan menjadi pusat perhatian. Yaitu Warga Binaan yang akan bebas pada minggu tersebut, diberikan kesempatan untuk berpidato/ memberikan sepatah kata terakhir dihadapan Petugas Pemasyarakatan maupun warga binaan.

Hal ini bertujuan agar Napi yang akan bebas tersebut menjadikan momentum bebasnya dapat diingat dan berpikir beribu-ribu kali untuk melanggar hukum ketika kembali ke masyarakat. Sebagai ‘Alumni’ Lapas Polewali mereka wajib menjaga nama baik Lapas Polewali di masyarakat. Sebab ketika perilaku mereka baik ketika di luar, Lapas berhasil mendidik dan membina mereka, begitupun sebaliknya.

Dalam upacara bendera pada Senin yang dipimpin oleh Kasubag Tata Usaha Lapas Polewali, Hamzah, S.Sos, terdapat satu Napi yang akan bebas pada minggu ini.

WBP atas nama Rustam bin Syamsu (37) berkesempatan menyampaikan sepatah katanya dalam upacara ini. Setelah menjalani pidananya, selasa besok dia akan bebas murni.

Pada kesempatannya, Rustam berterima kasih kepada seluruh petugas pemasyarakatan Lapas Polewali yang telah menjadi pembina yang baik. Sepanjang menjalani masa pidananya dia merasa lebih dekat dengan Allah swt berkat kegiatan-kegiatan keagamaan Lapas Polewali. Dia berharap bisa kembali diterima masyarakat setelah bebas nanti. Dan tentunya tetap istiqomah dalam menjalankan seluruh perintah agama yang telah banyak didapatkan di Lapas Polewali.

Tak lupa dia juga memberikan pesan kepada rekan-rekannya untuk tetap berperilaku baik selama menjalani masa pidananya.

Rangkaian Upacara Bendera ini berjalan dengan tertib dan aman.

(Napi yang akan bebas memberikan sepatah kata pada upacara bendera)