Sabtu Sehat Warga Binaan

Adagium Mensana Incorpore Sano yang berarti “Didalam Tubuh yang kuat ada jiwa yang sehat”, mungkin menjadi dasar kegiatan senam bersama dan olahraga lainnya di Lapas Polewali.

Kegiatan senam ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan tiap sabtu pagi. Warga binaan dan pegawai mengikuti kegiatan senam ini dengan penuh antusias. Pegawai Lapas bergantian menjadi instruktur senam. Kegiatan ini merupakan program pembinaan Lapas Polewali yang diharapkan agar variasi keseharian warga binaan berjalan dengan baik sehingga mengurangi tingkat stress warga binaan selama menjalani kehidupan di Lapas.

Tujuan diadakannya senam rutin ini, selain tentunya untuk menjaga kebugaran tubuh, juga untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara warga binaan dan pegawai guna terciptanya suasana yang kondusif di dalam Lembaga Pemasyarakatan Polewali.

Warga binaan juga dapat melakukan kegiatan olahraga lainnya setelah senam berakhir. Olahraga seperti sepak takraw, futsal, tenis dan catur menjadi olahraga favorit lainnya bagi warga binaan.

Perayaan Idul Adha

Tembok tebal dan pagar tinggi tak menyurutkan semangat ibadah para Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Polewali. Antusiasme dan semangat melaksanakan ibadah nampka jelas pagi kemarin, 22 Agustus 2018 di Masjid Baiturrohman. Suara takbir membahana dengan syahdu lewat corong pengeras suara. Di saat yang sama WBP dan Petugas Lapas Polewali memasuki shaf sholat bergantian.

Pagi itu kegiatan sholat Iedul Adha diawali dengan penyampaian protokoler kegiatan oleh pak Ismail, staf subsie registrasi Lapas Polewali. Kemudian Pak Ayyub salah seorang takmir masjid Baiturrahman menyampaikan sedikit tuntunan sholat Ied. Sementara yang bertindak sebagai Imam dan Khotib adalah Ustadz Drs. Alimuddin Lidda.

Suasana kekeluargaan nampak begitu terasa sesaat setelah khotbah selesai, di mana para jemaah secara bergantian saling bersalaman dan berpelukan sebagai wujud kebahagiaan mereka selepas melaksanakan sholat Iedul Adha. Nampak mereka berbincang dan menyelipkan undangan untuk saling mengunjungi blok menikmati kiriman penganan ala kadarnya dari keluarga mereka masing masing.

Selepas sholat Ied, para pegawai Lapas Polewali beserta beberapa WBP yang ditunjuk segera bersiap siap untuk menerima kunjungan khusus hari raya dari keluarga WBP. Nampak sekali kebahagiaan terpancar di wajah semua orang sebagai wujud syukur atas keberkahan yang dilimpahkan kepada seluruh warga dan petugas Lapas Polewali.

BM Tennis School ikut Peltha Cup

Sekolah Tennis Boyang Malaqbi kembali mengikuti rangkaian turnamen tennis junior. Kali ini STBM mengirimkan anak didiknya pada Kejurnas Tennis Lapangan Kelompok Umur, Peltha Cup ke XXIV di Makassar.

Mereka yang mewakili STBM adalah Satria Ramadhan Imran yang turun di KU 12 serta Muhammad Afdal Yasin dan Sabiq Sabbullah Agus yang turun di KU14

Kejuaraan ini digelar dalam rangkaian menunjang Program Kerja Pengda. PELTI Sulsel khususnya dalam Bidang Pembinaan Yunior serta penyebaran dan pemerataan lokasi penyelenggaraan turnamen ke Kawasan Timur Indonesia, sehingga dapat diikuti oleh pemain-pemain tenis di kawasan tersebut sejak tanggal 12 hingga 18 Agustus 2018.

“Piala Peltha adalah kegiatan turnamen tenis yunior nasional yang dilaksanakan setiap tahun sesuai dengan kalender turnamen P.P. PELTI, untuk meningkatkan frekuensi turnamen kelompok umur yunior yang bertaraf nasional maupun internasional, sehingga dapat menambah pengalaman bertanding dan sebagai wadah pengumpulan point untuk masuk dalam Daftar Peringkat Nasional Pelti (PNP).

Meski dalam kejuaraan tersebut perwakilan dari STBM belum berhasil memperoleh gelar juara namun M. Ayyub, Pelatih Kepala Sekolah Tenis Boyang Malaqbi merasa cukup puas dengan hasil yang didapatkan, mengingat mereka rata rata mengenal tenis belum sampai setahun, sementara lawan yang dihadapi seluruhnya telah memiliki peringkat nasional Kelompok Umur. Apalagi target yang dipatok memang pada proses merasakan atmosfir pertandingan bagi anak didik.

Sementara itu Achmad Fauzie Azis, salah satu pembina di Sekolah Tennis Boyang Malaqbi berharap dengan program latihan yang intens selama ini di Lapas Polewali, Sekolah Tenis Boyang Malaqbi akan memberikan sumbangan prestasi di bidang olahraga yang dapat dibanggakan oleh masyarakat, Lapas Polman dan Pemkab Polman.